Dengan Gedung Baru, DPR Janji Kinerjanya Lebih Maksimal

JAKARTA–MI: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Marzuki Alie mengatakan anggaran sebesar Rp1,8 triliun untuk pembangunan gedung DPR baru sangat wajar karena akan meningkatkan kinerja kedewanan.

“Anggaran Rp1,8 triliun untuk pengabungan gedung adalah angka yang masuk akal jika dibandingkan dengan kinerja kedewanan seperti anggaran, legislasi dan pengawasan dapat maksimal dikerjakan,” kata Marzuki di Jakarta, Senin (3/5).

Dalam APBN-P disepakati adanya anggaran total sebesar Rp1,8 triliun yang dialokasikan untuk pembangunan gedung DPR-RI. Menurut Marzuki dengan gedung lama diakuinya selama ini tugas-tugas kedewanan sulit dilakukan, karena gedung lama sudah tidak mungkin lagi bisa menampung tambahan .

“Gedung lama yang dibangun 13 tahun lalu itu kapasitasnya hanya untuk 800 orang dan saat ini sudah melebihi kapasitas karena dihuni oleh 2500 orang yang terdiri dari 600 orang anggota DPR ditambah masing-masing memiliki satu orang sekretaris dan satu orang staf ahli serta staf komisi maupun fraksi dan lainnya,” kata Marzuki.

Dengan kondisi gedung yang seperti ini, tambahnya maka tidak mungkin lagi menambah staf ahli. Padahal, tambahnya dewan merencanakan untuk menambah staf ahli karena tugas-tugas kedewanan yang sangat banyak. “Ini sudah umum di manapun di dunia tidak ada anggota dewan memiliki hanya satu orang staf ahli,” kata Marzuki.

Lebih lanjut Marzuki menjelaskan di AS saja satu anggota memiliki bisa memiliki hingga 20 orang staf ahli. Karenanya menurut Marzuki diharapkan dengan dibangunnya gedung baru itu, seorang anggota DPR bisa mendapatkan tambahan empat orang staf ahli.  Dengan demikian  setiap anggota DPR dapat mengerjakan tugas kedewananya secara maksimal. Masyarakat pun tambahnya tentunya menginginkan DPR juga dapat menghasilkan produk-produk legislasi dengan baik, membuat anggaran negara yang maksimal dan mengawasi jalannya pemerintahan

Untuk satu bidang tugas pengawasan saja Marzuki mencontohkan, akan bisa dihemat triliunan rupiah kalau kerja DPR efektif,apalagi kalau anggaran pun bisa disusun maksimal dan produk legislasinya memang mendukung pembangunan. “Ini tidak bisa dilakukan jika seorang anggota DPR bekerja dengan satu orang staf ahli saja, karena banyaknya tugas dan mitra kerja,” katanya. (Ant/OL-06)

Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s